Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ganjil Genap Motor pada Masa PSBB Transisi DKI Jakarta

Foto perempatan dari Pixabay

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) segera berakhir.


Pekan pertama Juni 2020 adalah kembalinya aktivitas saya untuk masuk kantor, mengantar istri kerja di daerah Gatsu, tepatnya di Dirjen Pajak RI, dan rutinitas sebagian warga Jakarta lainnya untuk bekerja di kantor.

Nah, setahu saya hari ini adalah dimulainya pembatasan ganjil genap (gage) untuk kendaraan bermotor, khususnya roda empat, setelah PSBB DKI Jakarta diberlakukan beberapa waktu lalu. Namun, kali ini termasuk roda dua juga kena.

Ganjil genap adalah aturan yang diberlakukan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di DKI Jakarta. Jadi, hanya kendaraan dengan nomor polisi (nopol) ganjil yang boleh melintas di kawasan tertentu pada tanggal ganjil, dan begitu juga dengan nopol genap. Bagi pengendara yang melakukan pelanggaran, akan mendapat sanksi tilang dari polisi.

Waduh, sebagai pengendara motor yang biasa wara wiri di DKI Jakarta secara bebas, saya merasa khawatir. Takutnya, saya melanggar aturan tanpa disadari dan berakhir ditilang Pak Polisi. Udahlah corona, kena tilang pula!

(Update) Ganjil Genap Belum Berjalan


Untuk menghindari kesalahan, saya rutin memeriksa berita di Google dengan kata kunci "ganjil genap motor" dan Alhamdulillah, ternyata aturan tersebut masih belum berlaku, walaupun PSBB Transisi di DKI Jakarta sudah berjalan.

Walaupun dalam Peraturan Gubernur DKI nomor 51 tahun 2020, pembatasan gage untuk mobil dan motor seharusnya sudah dimulai pada 5 Juni.

Posting Komentar untuk "Ganjil Genap Motor pada Masa PSBB Transisi DKI Jakarta"

Berlangganan via Email