Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ada Subak di Google Doodle, Apa Alasannya?



Subak persawahan Jatiluwih
Subak Persawahan Jatiluwih / Sumber: Wikipedia

Google Doodle Subak.


Subak adalah sistem pengairan sawah atau irigasi tradisional di Bali, Indonesia, untuk menanam padi. Sistem irigasi ini diatur oleh seorang pemuka adat yang disebut Pekaseh yang biasanya juga adalah seorang petani.

Pada umumnya, di Subak ini terdapat sebuah pura yang dinamakan Pura Ulun Carik atau disebut juga Pura Bedugul yang dibangun oleh petani atau pemilik lahan untuk pemujaan Dewi Sri, yang menurut kepercayaan masyarakat Bali adalah dewi kesuburan dan kemakmuran.

Subak sendiri memanfaatkan posisi lahan yang berada di perbukitan. Jadi, sawah akan dibuat seperti tangga. Jadi, air yang berada di sawah bagian atas bukit akan mengalir ke lahan yang ada di bawahnya.

Menariknya, pada tahun 2012 silam, UNESCO yang merupakan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) telah mengakui lanskap kultur Provinsi Bali yang dipengaruhi oleh subak sebagai Situs Warisan Dunia, tepatnya pada sidang yang berlangsung di Kota Saint Petersburg, Rusia.

Salah satu daerah di Bali yang punya lanskap subak yang indah adalah persawahan Jatiluwih.

Kok tiba-tiba saya bahas tentang subak? Nah, ini. Tanggal 29 Juni merupakan waktu pengukuhan subak sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Google Doodle Subak

Informasi tersebut baru saya ketahui karena Google menampilkan Doodle bertema persawahan subak pada laman muka search engine atau mesin pencarinya. Waduh, ternyata subak sudah menjadi warisan dunia sejak tahun 2012. Dan, saya baru tahu sekarang (2020).

Google Doodle adalah logo sementara Google yang ditampilkan pada laman utama atau hasil pencarian pada mesin pencari Google ketika layanan dari perusahaan asal Amerika ini memperingati sesuatu, seperti hari libur, pencapaian, peristiwa atau sosok bersejarah.

Posting Komentar untuk "Ada Subak di Google Doodle, Apa Alasannya?"

Berlangganan via Email