Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Memilih Laptop Kerja untuk Anak Muda Kreatif

Tips memiih laptop kerja untuk anak muda kreatif

Menentukan pilihan laptop atau notebook bukanlah perkara yang mudah karena setiap individu memiliki kebutuhan dan budget masing-masing.

Kadang, ketika sudah menemukan produk yang pas, tadi harganya kurang cocok di kantong. Begitu juga saat bertemu dengan harga yang bersahabat, spesifikasinya tanggung.

Apalagi anak muda yang baru memulai karir profesionalnya, konsumen jenis ini tidak hanya menginginkan laptop dengan spesifikasi mantap dan harga yang pas, tapi juga harus tampil dalam desain yang stylish untuk diajak nongkrong di cafe atau coffee shop. Kalau meeting dengan client, setidaknya bisa tampil dengan meyakinkan.

Berlatar belakang dari kegundahan itulah maka saya membuat pembahasan ini, yaitu tips untuk memilih laptop kerja paling tepat untuk anak muda kreatif. Berdasarkan pengalaman selama ini, saya sendiri punya beberapa tips dalam menentukan laptop terbaik untuk kerja.

Ayo bahas tipsnya satu per satu di bawah ini.

Performa Powerful dan Hemat Daya


Paling penting dari sebuah laptop ya harus powerful untuk menjalankan berbagai tugas, mulai dari pekerjaan yang ringan sampai yang berat.

Disamping itu, baterainya juga harus bisa tahan lama. Sebab, lokasi meeting kadang-kadang tidak menyediakan colokan listrik untuk ngecas.

Saya punya pengalaman, dulu banget sih. Ketika ada tugas ke luar negeri dari kantor, ada tugas desain yang harus saya kerjakan. Tapi, saat itu saya hanya membawa laptop yang tidak cukup powerful untuk menjalankan program editor-nya.

Wah, ngerjainnya setengah mati donk. Walaupun akhirnya tetap bisa selesai, tapi waktu yang dibutuhkan jadi lama banget. Belum lagi ngehang, restart, lemot, dan lainnya.

Maka dari itu, laptop yang powerful sangat dibutuhkan. Apalagi, jika karir kamu adalah sebagai pembuat konten, graphic designer, programer, atau sejenisnya.

Tidak kalah penting adalah konsumsi energi baterai laptop juga harus hemat sehingga bisa tahan lama saat digunakan kerja. Kenapa? Andaikan proyek harus segera dikerjakan dan lokasi kita berada tidak memiliki colokan listrik untuk ngecas, maka tidak khawatir untuk mengerjakan tugas di mana saja.

Mengerjakan tugas penting kan butuh konsentrasi dan ketenangan agar dapat mencapai hasil terbaik. Jika baterai laptop boros atau cepat habis maka pikiran akan bercabang dan mengerjakannya juga buru-buru. Hasilnya mungkin tidak sebaik jika dikerjakan dengan tenang dan fokus.

Berukuran Ringkas dengan Desain Stylish


Backlit keyboard

Jika membahas tentang laptop, salah satu yang terfikir dalam benak kita adalah mudah untuk dibawa dan dapat digunakan di mana saja karena ringkas.

Pengalaman selama ini, walaupun laptop powerful, kalau beratnya sampai 2 kg lebih atau tergolong berat, maka saya akan sungkan untuk membawanya untuk bepergian. Apalagi dalam kondisi traveling ke luar negeri yang kita tidak tahu harus titip laptop kemana sehingga akan terus dibawa agar tidak hilang.

Bobot ideal untuk sebuah laptop, bagi saya adalah sekitar 1,5 kg (lebih baik lagi kalau di bawah itu) karena kita juga harus membawa charging adapter-nya juga untuk mengisi energi baterai. Kalau laptopnya saja sudah berat, ditambah lagi dengan bawa charger-nya maka beban yang dibawa makin bikin capek perjalanan donk.

Bagi kamu yang sering bepergian ke luar negeri, pasti ngerasa deh kalau bawa laptop berat sangatlah merepotkan. Apalagi dalam penerbangan, bobot setiap barang bawaan akan dihitung, khususnya yang dibawa ke kabin karena tidak boleh lebih dari 7 kg per orang.

Selain itu, ukuran yang ringkas juga sangat disarankan. Alasannya, supaya kita bisa menaruh laptop di meja yang sempit sekalipun atau tidak ribet kalau akhirnya harus menggunakan dengan cara dipangku.

Ukuran laptop yang ideal untuk dibawa ke mana saja, bagi saya pribadi, adalah yang 14 inci atau paling besarnya 15 inci. Tampilan di layarnya enak dilihat dan ukuran tombol keyboard-nya masih nyaman. Laptop ukuran 17 inci bagi saya terlalu besar untuk dibawa bepergian.

Dengan ukuran yang ringkas, apalagi ketebalannya cukup tipis, kita bisa memasukkannya ke ransel atau tas kerja yang biasa dibawa. Tidak perlu menggunakan tas khusus yang jadinya hanya nambahin bawaan.

Pengisian Daya Cepat


Daya tahan baterai sangat tergantung dari beban kerja yang diberikan pada laptop. Kalau hanya digunakan untuk membuat dokumen Office maka konsumsi energinya akan sedikit, tetapi ketika digunakan untuk desain maka penggunaan daya akan besar.

Nah, barang kali kamu perlu mengerjakan tugas di laptop dalam waktu yang panjang. Meskipun baterai hemat daya, yang namanya digunakan terus menerus akhirnya akan habis juga. Agar bisa lanjut mengerjakan tugas, kita harus ngecas laptopnya. Dan kembali bekerja setelah baterai penuh.

Oleh karena itu, memilih laptop dengan fitur fast charging sangat direkomendasikan bagi kamu yang kerjanya mobile.

Dengan teknologi pengisian daya cepat ini, kamu tidak perlu menunggu lama sehingga bisa langsung move-on lagi untuk menyelesaikan berbagai tugas yang menanti.

Mudahnya begini, mungkin sulit menemukan colokan listrik untuk ngecas di luar rumah. Tapi, ketika sudah ketemu (misalnya di coffee shop), kita bisa langsung ngecas baterai laptop dan tidak perlu nunggu lama hingga energinya penuh kembali.

Keyboard Dilengkapi Backlit


Backlit keyboard

Selain nyaman, keyboard dengan fitur backlit atau cahaya juga sangat membantu penggunaan ketika pencahayaan di sekitar kita kurang terang.

Saya sering bekerja pada malam hari di kamar, dan menggunakan laptop yang keyboard-nya tidak ada backlit. Kalau lampu dinyalakan, khawatir anak saya bangun. Nanti repot lagi untuk menidurkannya.

Saat mengetik ya cukup kesulitan juga. Hafal sih posisi tombolnya. Walaupun bisa ngetik 10 jari, tapi ada tombol lainnya yang perlu ditekan juga, seperti Insert, Delete, dan Print Screen.

Kalau keyboard dilengkapi backlit kan enak, tombolnya memancarkan cahaya, jadi bisa terlihat dengan mudah meskipun cahaya sekitar gelap.

Dengan backlit atau asal kata dari backlight, tentu saya akan meningkatkan produktivitas saat mengetik di kondisi cahaya remang karena menghindarkan dari kesalahan ketik (typo).

Ada Fitur Keamanan Ekstra


Untuk pekerja kreatif, keamanan data adalah yang utama. Jangan sampai karya yang sudah dirancang dengan sedemikian lupa sampai dicuri orang karena perangkat yang kamu gunakan mudah dibuka. Oleh sebab itu, adanya fingerprint scanner menjadi nilai tambah.

Dengan sistem keamanan melalui fingerprint, bisa membuat laptop hanya bisa dibuka oleh sentuhan sidik jari kamu saja alias orang lain tidak bisa membukanya. Disamping itu, daripada mengetik password atau PIN, membuka dengan fingerprint tentu saja lebih cepat dan praktis.

Kalau buka sistem laptop dengan mengetik password, ada kemungkinan orang lain untuk mengintip dan saat lengah, ia bisa saja masuk ke sistem kemudian mencuri data berharga kamu.

Untuk bisnis, data dan segala informasi yang berada di dalam laptop bisa jadi lebih berharga daripada laptop itu sendiri. Jadi, memilih laptop yang punya sistem keamanan lengkap merupakan salah satu prioritas utama juga.

VivoBook S433

Nah, salah satu laptop yang memenuhi kriteria yang saya sebutkan di atas dan sangat direkomendasikan bagi anak muda kreatif seperti kamu adalah ASUS VivoBook S14 S433.

***

Oke, itulah paparan saya tentang lima tips memilih laptop kerja untuk anak muda kreatif beserta rekomendasi produk yang kira-kira memenuhi tips tersebut. Jika ingin berdiskusi atau sekadar memberikan pendapat, bisa langsung tulis saja di kolom komentar, ya!

Posting Komentar untuk "Tips Memilih Laptop Kerja untuk Anak Muda Kreatif"

Berlangganan via Email