Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review GAMEN Sirens, TWS Low Latency untuk Gaming

Jauh sebelum ini, saya adalah pengguna earphone kabel dan sebelumnya tidak ada keinginan untuk beralih ke TWS (True Wireless Stereo). Namun, pendapat saya berubah tentang TWS setelah melihat review di YouTube mengenai GAMEN Sirens.

Well, sebelumnya, beberapa kali saya juga menonton review TWS di YouTube dan tertarik untuk coba. Namun, karena harganya kurang cocok di kantong saya maka diurungkanlah keinginan untuk membeli. Beda dengan kasus GAMEN Sirens ini, sebab harga yang ditawarkan itu murah banget saat promo.

gamen sirens

Harga asli TWS ini di toko resminya di Shopee adalah Rp455.000 dan selama promo, harganya menjadi Rp237.900. Sayangnya, stok barang di toko resmi gamenofficialstore.id itu sudah habis, jadi ya jika ingin beli, cari di toko lain dengan harga yang mungkin lebih tinggi.

Saat membuat review ini, saya sendiri sudah menggunakan GAMEN Sirens lebih dari satu bulan. Selama masa itu, tentu ada kesan dan beberapa pengalaman menarik serta sedikit kendala yang mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi pembaca untuk membeli TWS ini.

TWS yang memiliki frequency response antara 20Hz-20.000KHz ini tampil dengan diameter speaker 8m. Punya impedansi 32dB±15%, dibekali baterai 50MaH dengan power maksimal 5mW.

Build Quality GAMEN Sirens


Saya punya pengalaman yang cukup menarik untuk membuktikan ketahanan TWS. Nah, anak saya yang masih berusia 3 tahun tidak sengaja menjatuhkannya ketika sedang dia pakai untuk dengar kids music di YouTube. Hanya saja, tidak lama, TWS jadi tidak bisa dimatikan, tidak bisa pairing, tidak bisa restart/dimatikan. Solusinya, saya tunggu saja unitnya sampai kehabisan baterai, lalu nyalakan lagi. Eh, bisa lagi.

Kemudian di lain hari, saya sendiri juga pernah sekali menjatuhkannya ketika membuka helm motor. Untunglah tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. TWS masih beroperasi normal.

Salah satu alasan saya beli TWS ini ya untuk digunakan saat berkendara, supaya tidak bosan di jalan. Namun, tentu saja suara audionya dikecilkan agar bunyi kendaran lain masih tetap terdengar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Perjalanan pun jadi lebih menyenangkan sambil dengar musik, dengar podcast hingga ceramah agama.

Sejak kejadian TWS jatuh saat membuka helm, saya pun selalu melepas TWS dari telinga sebelum melepas helm agar tidak tersangkut dan jatuh lagi. Kalau terlalu sering jatuh sih, saya sih ragu kalau TWS ini tetap prima alias kemungkinan pastinya akan lebih besar.

Output Suara yang Memuaskan


Menurut saya, output suara yang dihasilkan oleh GAMEN Sirens sudah memuaskan, khususnya pada bagian bass. Lalu, material karet dari earplug pun sangat lembut dan rapat menutup lubang telinga sehingga tidak terasa mengganjal maupun membuat gatal. Bobotnya juga ringan dan dimensinya pas di telinga saya sehingga nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang.

Pairing cepat, saya sudah melakukan pengujian ke beberapa device, baik smartphone dan laptop. Namun, saya sarankan untuk pairing di satu perangkat saja. Sebab, TWS tidak akan bisa pairing ke perangkat lain sebelum sambungannya diputuskan. Saya pernah punya kasus begini, mau pairing ke ROG Phone 5 tapi gagal terus, padahal sudah coba berbagai cara, salah satunya forget device dari smartphone kemudian pairing ulang. Coba berkali-kali tetap tidak bisa. Namun, saya teringat bahwa TWS ini akan otomatis pairing ke perangkat terdekat yang masih memiliki riwayat pair. Nah, sebagai solusi, saya cek semua perangkat yang pernah di-pairing ke TWS ini kemudian melakukan forget dari masing-masing device untuk menghilangkan aksesnya. Dan ternyata ketemu juga masalahnya, TWS ini otomatis pairing ke laptop ASUS ExpertBook B9400 yang ada dalam tas saya.

Daya Tahan Baterai Awet


Salah satu keunggulan yang menjadi sorotan dari TWS ini adalah daya tahan baterainya. Sehingga, hal itu menjadi salah satu catatan penting dalam review saya ini. Dalam pengujian, saya pastikan baterai terisi penuh, baik TWS maupun docking-nya. Tanda baterai docking telah penuh adalah 4 LED nyala semua, sedangkan indikator energi baterai TWS bisa dilihat pada ikon koneksi bluetooth-nya.

Kemudian, saya tidak melakukan pengisian baterai dalam skenario penggunaan harian saya hingga baterainya benar-benar habis.

Perlu dicatat, sehari-hari, Senin-Jumat saya selalu menggunakan TWS ini di perjalanan pergi maupun pulang kerja agar tidak sepi yang mana sekali jalan lebih kurang 30 menit sehingga pergi dan pulang itu memakan waktu 60 menitan per hari. Sesekali nonton film dengan durasi 60 menit, mungkin 2-3 kali. Hasilnya, sampai dua pekan penggunaan, baterai TWS ini masih belum habis juga. Namun, dengan kondisi, baterai docking sudah habis karena setiap kali memasukkan TWS, docking-nya melakukan pengisian ke TWS secara otomatis.

Ketika baterai akan habis, masing-masing TWS, kanan atau kiri, akan mengelurkan bunyi bip beberapa kali. Jika satu TWS mati maka TWS satunya akan tetap menyala. Dan ketika keduanya mati, dalam kasus ini saat saya sedang mendengarkan YouTube di smartphone, sistem akan melakukan "Pause" sehingga suara tidak bocor melalui loudspeaker smartphone.

Latency Rendah untuk Gaming


Untuk masalah latency atau delay, TWS ini dibekali dengan Game Mode yang membuat latency-nya jadi lebih cepat. Saya sendiri menguji latency tersebut menggunakan aplikasi Real Drum dari Google Play Store. Ketika saya menekan drum, terlihat animasi dan output suaranya tidak sinkron. Suara baru terdengar setelah animasi drum kembali ke posisi semula. Tanpa mengaktifkan Game Mode, TWS ini menunjukkan latency yang sangat terasa.

Namun, saat mengaktifkan Game Mode dengan cara ketuk 3 kali di TWS kanan hingga terdengar bunyi bip 2 kali, latency antara menekan drum dan output suaranya jadi jauh lebih cepat. Oleh karena itu, jika bermain game kompetitif seperti Free Fire atau PUBG Mobile yang membutuhkan respon yang tinggi, sangat disarankan untuk mengaktifkan Game Mode.

Untuk sekadar menonton film atau musik, mungkin Game Mode tidak terlalu dibutuhkan. Sebab, mode ini juga memakan lebih banyak energi baterai saat aktif. Ketuk 3 di TWS kanan ketika Game Mode aktif untuk mematikannya. Bunyi bip akan terdengar 3 kali jika prosesnya berhasil.

Selain Game Mode, kontrol lain yang bisa dilakukan dari TWS ini bisa dilihat.

gamen sirens kontrol

Okey, demikianlah review sekaligus sharing pengalaman saya sebagai pengguna GAMEN Sirens selama lebih kurang satu bulan atau 60 hari.

Jika ada pertanyaan atau sekadar ingin berdiskusi mengenai TWS ini, silakan tulis saja di kolom komentar, ya!

2 komentar untuk "Review GAMEN Sirens, TWS Low Latency untuk Gaming"

  1. Apakah bisa dipakai secara bersamaan untuk kanan dan kirinya? Apa perlu di pairing dulu kanan dan kirinya?

    BalasHapus