Pilih Mana? Perbandingan Power Godox TT600 Vs Godox V1 Mid
Bingung mau beli flash Godox TT600 yang murah atau Godox V1 Mid yang modern tetapi mahal? Salah satu faktor krusial yang wajib jadi pertimbangan sebelum mendongkrak budget adalah urusan power atau daya output cahaya yang dihasilkan oleh lampu kilat ini. Jangan sampai kita membayar lebih mahal tetapi justru kehilangan kekuatan cahaya yang dibutuhkan di lapangan.
Dalam artikel ini, saya akan lebih fokus pada perbandingan kekuatan (power) dari masing-masing flash, terlepas dari ukuran, bobot, dan fitur lainnya seperti TTL.
Saya pribadi adalah pengguna Godox TT600, tidak punya V1 Mid. Saya melakukan perbandingan berdasarkan spesifikasi di atas kertas.
Godox TT600 Vs Godox V1 Mid
Dari segi kekuatan murni (raw power), Godox TT600 jauh lebih bertenaga dibandingkan dengan Godox V1 Mid. Flash legendaris TT600 mampu menghasilkan daya sebesar 60Ws hingga 76Ws dengan Guide Number (GN) mencapai 60m pada posisi zoom 200mm. Sebaliknya, Godox V1 Mid yang dirancang lebih ringkas hanya dibekali daya sebesar 55Ws dengan GN 43m pada zoom 105mm.
Di atas kertas, TT600 lebih terang sekitar 1/2 hingga 2/3 stop dibanding V1 Mid. Perbedaan daya tersebut akan sangat terasa saat kita menggunakan aksesori tambahan atau modifier. Karena TT600 memiliki raw power yang lebih besar, flash ini bisa lebih efektif saat harus menembus softbox besar, payung reflektor, atau panel difusi. Cahaya yang keluar tetap padat dan tidak kehilangan kekuatannya secara drastis saat sampai ke objek yang difoto.
Dalam skenario nyata di luar ruangan (outdoor), kelebihan daya TT600 dapat menjadi penyelamat. Saat kita harus mengambil foto potret di bawah terik matahari siang, TT600 memberikan ruang lebih besar untuk melawan (overpower) kerasnya cahaya matahari dan menghilangkan bayangan gelap pada wajah model, di mana V1 Mid akan bekerja lebih keras dan mungkin keteteran dalam kondisi ekstrem seperti ini.
Hal yang sama berlaku saat kita melakukan teknik bouncing (memantulkan cahaya) ke langit-langit gedung yang tinggi saat memotret acara indoor. Daya besar TT600 memastikan ruangan tetap mendapat eksposur yang cukup tanpa memaksa kita untuk menaikkan ISO kamera terlalu tinggi. Sementara itu, jika memakai V1 Mid, kita harus siap berkompromi dengan menaikkan ISO demi mengejar kecerahan yang setara.
Lalu bagaimana jika TT600 dibandingkan dengan Godox V1 versi biasa (bukan Mid)? Dari raw power, keduanya berimbang di kelas 76Ws. Namun, kepala kotak TT600 memusatkan cahaya secara persegi sehingga hotspot di bagian tengah akan terasa sedikit lebih terang. Sementara kepala bulat V1 biasa menyebarkan cahaya secara melingkar dengan sangat halus, membuat kualitas sebaran cahayanya jauh lebih estetik meski intensitas pusatnya sedikit terbagi.
Meski kalah dalam daya maksimum dari TT600 dan V1 biasa, V1 Mid unggul telak dalam efisiensi baterai berbasis Lithium-ion serta hadir dalam bodi yang ringkas. Pada daya maksimal (1/1), V1 Mid hanya membutuhkan waktu recycle 1,5 detik, setara dengan V1 biasa. Bandingkan dengan TT600 yang membutuhkan waktu hingga 2,6 detik menggunakan baterai AA, dan akan semakin melambat saat baterai mulai melemah.
Kesimpulan
Pilihlah Godox TT600 jika kebutuhan utamanya adalah memotret di studio, off-camera atau strobist, sering menggunakan softbox besar, memotret di luar ruangan yang membutuhkan daya besar untuk melawan matahar dan harga ramah kantong. Tapi, jika memiliki budget lebih, menginginkan keseimbangan antara daya besar 76Ws, fitur TTL, serta kualitas sebaran cahaya melingkar yang halus, pilih Godox V1 biasa.
Sebaliknya, beli Godox V1 Mid jika kita adalah fotografer on-camera (seperti dokumentasi event) yang lebih memprioritaskan bodi ringkas yang ringan di atas kamera, TTL, ingin praktis dengan layar sentuh modern, serta perlu kecepatan recycle time yang konsisten tanpa peduli kehilangan sedikit daya maksimum.
Godox TT600
Godox V1 Mid
Godox V1

Posting Komentar untuk "Pilih Mana? Perbandingan Power Godox TT600 Vs Godox V1 Mid"