Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Langkah Telkomsel untuk Majukan Industri Game Indonesia

Penerbit hyper casual game (HCG) dan aplikasi komunitas game sosial baru, Storms, telah memasukkan game mobile pertama ke dalam platformnya yang berjudul "Umbra: Amulet of Light", sejalan dengan ambisinya untuk bermitra dengan studio game mobile potensial di Tenggara Asia dan global.

Umbra: Amulet of Light adalah game puzzle 3D sederhana yang dikembangkan oleh studio game indie asal Indonesia, Niji Games. Pengembang tersebut adalah peserta Google Indie Games Accelerator dimana David Yin, Chief Executive Officer, dan Benjamin Pommeraud, Chief Growth Officer Storms, menjadi bagian dari program bimbingan dan kurikulum inisiatif komprehensif game.


Saat terus mengembangkan penawarannya sebagai penerbit HCG dan platform komunitas game sosial, Storms berencana untuk memberdayakan pengembang game mobile bertalenta dalam mewujudkan potensi terbaiknya dengan memanfaatkan kemitraan bersama Google, Telkomsel, dan lainnya di seluruh wilayah.

"Industri game mobile sedang mengalami pertumbuhan pesat saat ini dan kami di Storms bangga dapat bermitra dan belajar dari studio game mobile berpotensi tertinggi di Indonesia dan secara global saat kami berkembang pesat. Bersama dengan Google dan Telkomsel, kami telah menemukan permata di Niji Games, dan kami berharap dapat membantu Niji Games memenuhi ambisi lokal dan globalnya," kata David Yin.

Selama masa jabatannya sebagai Kepala Pengembangan Bisnis Google Play untuk Asia Tenggara dan Australia, David sangat mendukung Program Indie Games Accelerator (IGA) dengan keahlian dan pengalamannya yang luas dalam mewujudkan pertumbuhan. David menekankan bahwa aplikasi yang sukses tidak turun dari langit, tetapi merupakan hasil dari ketekunan dan kerja keras para pengembang yang bermotivasi tinggi serta bersemangat.

Untuk menumbuhkan komunitas dan ekosistem game yang dinamis di Asia Tenggara, inisiatif IGA oleh Google bertujuan untuk membantu pengembang game indie untuk mencapai potensi terbaik mereka. IGA adalah kurikulum game enam bulan yang komprehensif dan program bimbingan untuk gaming startup dari pasar berkembang yang ingin mengembangkan bisnis yang sukses dan meningkatkan pertumbuhannya di Android dan Google Play.

"Senang rasanya melihat bagaimana pengembang game lokal seperti Niji Games yang berpartisipasi dalam program kami meraih kesuksesan sambil tetap berkomitmen untuk melakukan sesuatu yang sangat mereka sukai," kata Marcus Foon, Manajer Program Google (Hubungan Pengembang dan Ekosistem).


Game seluler semakin populer sebagai bentuk hiburan digital bagi konsumen di kawasan Asia Tenggara.

"Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, Telkomsel berkomitmen untuk melakukan inovasi produk dan layanan yang berpusat pada konsumen, termasuk di segmen gaya hidup digital, menjadi 'The Home of Entertainment'. Kami bangga mempersatukan kekuatan kami bersama dengan pengetahuan regional dan aset digital Google dan Storms yang mendalam untuk menjembatani kesenjangan antara gamer lokal dan pengembang game serta memainkan peran dalam kisah pertumbuhan yang luar biasa dari ekosistem game Asia Tenggara. Kolaborasi telah menjadi dasar yang penting bagi Telkomsel dalam upaya mengembangkan ekosistem inklusif dan berkelanjutan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat," ungkap Rachel Goh, Marketing Director Telkomsel.

Sementara itu, Niji Games menegaskan kembali ketertarikan studio untuk bekerja sama dengan Storms, Google, dan Telkomsel atas inisiatif ini dan menyatakan keyakinannya bahwa kemitraan tiga arah ini dapat memberikan "a new level of gaming experience" bagi komunitas gaming global, khususnya di Indonesia.

"Kami yakin kemitraan bersama ini akan sangat membantu kita dalam misi untuk terus mengembangkan game yang menyenangkan dan orisinal serta menginspirasi dan membawa kebahagiaan bagi semua gamer," kata Nikko Soetjoadi, CEO dan Co-founder Niji Games.

Posting Komentar untuk "Langkah Telkomsel untuk Majukan Industri Game Indonesia"